EVALUASI KEBERHASILAN RUANG TERBUKA PUBLIK DALAM MEWADAHI AKTIVITAS MASYARAKAT (STUDI KASUS ALUN-ALUN KOTA SERANG BANTEN)

Denisha Jeklyn Lee, Adli Nadia, Doni Fireza

Abstract


Suatu ruang terbuka publik dikatakan berhasil apabila dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar dengan mengizinkan aktivitas – aktivitas yang beragam untuk terbentuk dalam ruang publik ini. Salah satu fungsi utama ruang terbuka publik adalah menjadi wadah bagi aktifitas sosial, ekonomi, kultural, pendidikan hingga kebugaran dimana seluruh masyarakat kota dari berbagai lapisan dapat saling berinteraksi, mempunyai kebebasan beraktivitas serta mudah untuk mengakses ruang publik tersebut. Salah satu ruang terbuka publik yang telah ada sejak lama dan memiliki fungsi sosial pada berbagai kota di Indonesia bernama alun-alun dan dalam penelitian ini, alun-alun kota Serang akan menjadi obyek penelitian karena latar belakang historis dan peranannya yang penting pada struktur kota Serang. Kondisi alun – alun Serang saat ini telah mengalami perkembangan, baik secara fungsi maupun fisik menyesuaikan kebutuhan aktivitas masyarakat dalam suatu kawasan kota, namun demikian, pada beberapa artikel surat kabar, terdapat gambaran dan penilaian kurang baik akibat maraknya pedagang kaki lima di kawassaan tersebut, sehingga dibutuhkan evaluasi pada kepuasan dan keberfungsian alun- alun tersebut secara bersamaan. Penelitian ini dapat: (1) Memetakan tingkat kepuasan pengguna alun-alun Serang secara aktual; (2) Memberikan gambaran kondisi aktual alun-alun Serang terkait kegunaan dan aktivitas di dalamnya; (3) Menjadi pertimbangan bagi pemerintah daerah Kota Serang yang memiliki rencana untuk mengatur ulang pedagang kaki lima di Kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan untuk menggali kepuasan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan pengamatan lapangan selama 1 minggu. Sedangkan untuk mengukur kinerja keberfungsian ruang terbuka publik, penelitian ini akan menggunakan studi kasus RPTRA Kalijodo, Taman Saparua Bandung dan Taman Menteng yang telah lebih dulu menata pedagang kaki limanya. Pengukuran kinerja keberfungsian akan diukur secara kualitatif melalui pengamatan lapangan yang didasarkan pada teori Jan Gehl terkait rasio antara fasilitas publik dengan kegiatan yang mungkin tercipta. Sebagai hasil dari penelitian ini, terungkap tingkat kepuasan pada pengguna alun-alun Kota Serang yang ternyata berkaitan erat dengan upaya penataan ulang PKL oleh pemerintah kota setempat.

 

Kata kunci: Aktivitas Sosial, Keberhasilan Ruang Terbuka Publik, Komunitas Perkotaan, Kota Serang


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

ISSN : 2549-080X

E-ISSN : 2807-4017